kredit dan pinjaman uang jaminan bpkb mobil

pinjaman

Pinjaman uang kredit multiguna

kredit

Mengenal Arti Pinjaman Uang Dari Kredit Multiguna Dan Manfaatnya. 

Kredit multiguna merupakan sebuah fasilitas kredit modal kerja yang diserahkan kepada pedagang di bidang retail dari wilayah tertentu. Kredit ini akan diberikan atas dasar pemberian agunan berupa fixed assets seperti rumah, rukan, ruko, kendaraan dan lain sebagainya sebagai barang jaminan yang utama serta jaminan tambahan jika memang dibutuhkan.

Jaminan tersebut diberikan kepada pihak bank yang menyalurkan kredit. Fasilitas pencairan yang akan diberikan berkisar pada nilai maksimum 80% dari total nilai jaminan. Khusus untuk agunan rumah, ruko atau rukan harus sudah berstatus SHGB, SHM atau SHP dan juga sudah memiliki IMB.

Fleksibilitas kredit multiguna
Pinjaman kredit multiguna ini bersifat sesuai dengan kebutuhan dari debitur dengan jangka waktu yang umumnya 1 hingga 3 tahun, namun ada juga yang memberikannya dengan jangka waktu hingga 10 tahun dan maksimal angka perolehan dana mencapai nilai 5 Milyar. Akad dari kredit atau pinjaman multiguna ini dilakukan dengan cara notariil oleh pihak notaris yang sudah ditunjuk pihak pemberi dana.

Manfaat pinjaman multiguna
Dengan adanya kredit mutiguna ini para debitur bisa mendapatkan dana pinjaman dengan sistem yang lebih mudah guna memenuhi berbagai macam kebutuhan seperti meningkatkan volume usaha misalnya. Pemberian pinjaman multiguna juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan (serba guna), baik itu secara konsumtif seperti halnya biaya rekreasi, biaya furniture, biaya perawatan kesehatan, biaya pembelian barang elektronik, biaya pendidikan anak, biaya pernikahan, biaya renovasi rumah maupun kebutuhan produktif seperti modal kerja atau modal usaha dan lain sebagainya.

Oleh karena itulah, alasan yang memang seringkali mendasari seseorang untuk bisa mengambil pinjaman uang tanpa jaminan maupun dengan agunan dari kredit multiguna ini adalah untuk keperluan yang bersifat mendesak meskipun jenis kebutuhan tersebut termasuk pada konsumtif seperti konsolidasi hutang, perbaikan rumah, biaya pendidikan, biaya pembelian kendaraan hingga pembayaran tunggakan kredit rumah.